Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Konduksi, Penjelasan Serta Arti Katanya

Pengertian Konduksi, Penjelasan Serta Arti Katanya

Pengertian Konduksi, Penjelasan Serta Arti Katanya


Berbagai cara mampu dilakukan suatu energi untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Diantara bentuk energi yang sedang kita bahas adalah energi kalor. Energi kalor ini mampu berpindah dari satu posisi ke posisi lain dengan mempengaruhi berbagai macam medium yang melewatinya. 

Beberapa macam cara bagi energi kalor untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain adalah dengan tiga buah cara. Cara yang pertama adalah konduksi, cara yang kedua adalah konveksi dan cara yang ketiga adalah dengan radiasi. Tetapi apa sebenarnya pengertian dari konduksi, radiasi dan konveksi?

Dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang pengertian konduksi, pengertian konveksi, pengertian konveksi, penjelasannya, serta contoh peristiwanya. Selain itu kita juga akan berbagai hal seputar ketiganya. Jadi jangan lupa dibaca sampai habis yaa
konduksi dan radiasi

Pengertian Konduksi


Konduksi adalah transfer atau perpindahan energi dalam bentuk PANAS (atau LISTRIK) dari satu atom ke atom yang lain dalam suatu objek atau berdasarkan kontak langsung. 

NAMUN jika kita menggunakan istilah konduksi dalam pelajaran atau topik pembahasan perpindahan panas, maka Istilah konduksi menjadi transfer perpindahan energi panas dari satu atom ke atom lainnya melalui kontak langsung.

Jadi dari pernyataan diatas, arti kata yang sesungguhnya untuk konduksi adalah perpindahan ENERGI tidak hanya kalor tetapi listrik. 


Konduksi terjadi pada berbagai macam bentuk zat, seperti zat padat, zat cair, ataupun zat gas. Meskipun demikian perpindahan energi yang paling efisien adalah dalam zat padat karena molekul dalam benda padat kebanyakan tersusun rapat dan dekat satu sama lain. Tidak seperti zat lainnya. Untuk zat cair dan gas, kepadatannya atau densitasnya secara umum lebih rendah dibandingkan dengan zat padat, dan partikel dalam zat tersebut lebih jauh satu sama lain, sehingga perpindahan energi menjadi lebih tidak efisien.

Konduksi panas adalah peristiwa perpindahan panas dari satu atom ke atom lain yang terjadi ketika suatu molekul mendapatkan pertambahan suhu atau temperatur. Ketika dipanaskan, atom atom dalam zat tersebut bergetar. Bergetar dan bergeraknya atom atom tersebut akan memberikan energi panas pada molekul sekitar. Sebagai contoh konduksi panas yang terjadi saat kita bersentuhan langsung antara tangan dengan panci yang panas. Maka energi panas tadi akan secara langsung memberikan energi panasnya kepada otot kita dan menjadikannya lebih hangat atau panas.

Secara umum jika suatu objek memiliki sifat konduktor yang baik (mampu secara bagus menghantarkan energi) dalam hal panas, biasanya zat tersebut juga bagus sebagai konduktor dalam hal listrik. Material yang di definisikan sebagai konduktor yang baik biasanya karena zat tersebut mampu menghantarkan energi secara bebas melaluinya. 

Contoh material yang bagus sebagai konduktor umumnya berbagan metal seperti perak, tembaga, besi, alumunium dan lain sebagainya. Derajat konduktifitasnya berbeda bedasarkan tipe material logamnya. Logam logam yang bagus dijadikan konduktor umumnya karena ia memiliki paling tidak satu elektron per atom yang bebas bergerang diantara atom atom nya menyebabkan transfer atau perpindahan energi. Jika dibandingkan, maka material perak adalah konduktor yang umumnya paling baik, tetapi harganya juga mahal dibandingkan tembaga.
konduksi dan konveksi

Pengertian Konveksi 


Konveksi adalah perpindahan panas dari satu tempat ke tempat lain diiringi dengan pergerakan zat tersebut. Perpindahan panas tipe ini biasanya hanya terjadi pada zat cair atau gas.

Konveksi terjadi apabila terjadi perbedaan temperatur atau suhu diantara dua tempat suatu zat cair atau gas. Bagian panas dari zat akan bergerak keatas dan bagian zat lainnya yang lebih dingin akan menuju kebawah. 

Contohnya peristiwa konveksi ini adalah saat kita memasak air di panci. Panci yang terkena api akan menjadi panas dan saat panas ini terhantarkan pada bagian air yang terkena panci, maka bagian zat air tersebut akan menjadi panas. Saat bagian panas tadi menuju atas digantikan dengan bagian zat yang lebih dingin, bagian zat yang lebih dingin ini akan menerima energi panas sehingga zat dingin ini menjadi panas dan bergerak keatas digantikan dengan zat sebelumnya yang lebih dingin.

Sehingga saat ini terjadi berulang ulang, maka pergerakan panas akan berpindah beserta dengan zat yang juga berpindah dan siklus pun berulang. Zat panas keatas, zat yang lebih dingin kebawah, kemudian keatas lagi saat sudah panas, dan zat panas yang sebelumnya akan mendingin dan menuju kebawah.

Perlu diingat walaupun dikatakan zat dingin air dalam panci menuju ke bawah, jangan dianggap air ini dingin seperti suhu normal ya. Karena zat yang dingin ini maksudnya memiki temperatur lebih rendah dibandingkan zat yang terkena panas dari logam panci.

Mengapa peristiwa konveksi bisa terjadi? Peristiwa ini terjadi karena zat yang menerima panas cenderung akan memiliki pergerakan atom yang lebih cepat dan jarak atom yang lebih renggang. Dengan jarak antar atom yang lebih renggang ini tentu saja densitas atau kepadatan zat akan berkurang menjadikannya lebih longgar kepadatannya dibandingkan zat disekitarnya yang tidak terlalu panas. 

Saat zat panas tersebut memiliki kepadatan yang lebih rendah maka secara umum dia akan bergerak keatas dan zat yang lebih berat akan tenggelam. Tentu hal ini sama seperti saat kita mempelajari benda benda yang bisa tenggelam, mengambang atau mengapung di air. Konsepnya pun sama tetapi dalam hal ini densitas zat yang berubah akibat adanya proses perpindahan energi panas.
Radiasi panas

Pengertian Radiasi panas


Radiasi Panas adalah perpindahan atau transfer internal energi dalam bentuk gelombang elektromagnetik yang berarti perpindahan ini tidak memerlukan medium atau perantara.

Kenapa bisa berpindah tanpa perantara? Karena itulah kelebihan dari gelombang. Jika kita memperlajari topik pengertian gelombang elektromagnetik, maka kita mengetahui gelombang jenis ini tidak perlu perantara untuk berpindah. Sebagaimana contohnya sinar matahari kita yang mampu menempuh jarak yang sangat jauh dari matahari hingga bumi walaupun ruang diantara bumi dan matahari tidak terdapat zat lainnya.

Radiasi panas dalam api unggun misalnya, walaupun terasa panas api unggun seakan akan berasal dari udara disekitarnya, tetapi jika kita menghilangkan udara disekitar kita panas api unggun juga akan mengenai kita.

Percobaan tentang panas radiasi ini telah dilakukan oleh William Herschel yang hidup pada tahun 1738 hingga 1822. dalam percobaannya ia menyadari perpindahan enegi panas infrared (infra artinya dibawah red artinya merah = pancaran energi dibawah deretan gelombang sinar merah tampak). walaupun namanya merah, tetapi sinar ini tidak memberikan warna merah karena kemampuan mata kita yang tidak bisa menangkap gelombang sinar ini.

Objek yang memancarkan panas, umumnya akan berwarna lebih terang. Misalnya saja bola besi yang dipanaskan tentu akan memiliki warna merah menyala dan memancarkan radiasi panas yang lebih tinggi. 

Penutup


Demikianlah pembahasan mengenai pengertian konduksi, pengertian konveksi dan pengertian radiasi panas beserta penjelasan dan contohnya. Mudah mudahan artikel ini mampu berguna dan menambah pemahaman kita terkait cara energi panas berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Sekian kurang lebihnya mohon dimaafkan terimakasih.





Posting Komentar untuk "Pengertian Konduksi, Penjelasan Serta Arti Katanya"