Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Promo Toko Baru

Promo Toko Baru
Promo Sepatu

Promo Toko Baru

Promo Toko Baru
Promo Baju Lengan Panjang

Apa Pengertian Edukasi? Berikut Arti Edukasi dan Penjelasannya

Edukasi Anak

Apa Pengertian Edukasi? Berikut Arti Edukasi dan Penjelasannya


Selama ini kita sering mendengar istilah edukasi tetapi apa arti edukasi itu sendiri? Apakah sama dengan pendidikan? Dalam artikel ini kita akan membahas pengertian edukasi serta penjelasan yang berkaitan dengan kata tersebut.

Pengertian Edukasi


Menurut KBBI (kamus besar bahasa indonesia Edukasi sama artinya dengan (perihal) pendidikan. Pendidikan sendiri berasal dari kata dasar didik yang berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Sedangkan Edukasi adalah segala keadaan, hal, peristiwa, kejadian, atau tentang suatu proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. 

Seseorang yang melakukan proses didik kepada seseorang adalah pendidik, sedangkan seseorang yang mendapatkan proses didik dari seorang pendidik biasa disebut didikan. Baik itu pendidikan, didikan, atau pendidik merupakan kata benda atau nomina

Kata pendidikan berasal dari bahasa latin yaitu “ducare” yang berarti menuntun, mengarahkan atau memimpin. Biasanya awalan akan ditambahkan dengan huruf “e” atau yang berarti “keluar” jadi bisa diambil keseluruhan kata menjadi “menuntun atau mengarahkan keluar”.

Kegiatan Edukasi bisa dan bahkan harus dilakukan kepada seseorang mulai dari awal dia mampu memahami sesuatu hingga seumur hidup. Karena hampir setiap hal yang berkaitan dengan kegiatan kehidupan sehari hari memerlukan edukasi. Seperti misalnya, seseorang yang baru pertama kali peralatan atau membeli suatu benda, tentu saja terdapat petunjuk pemakaian nya maka itu termasuk salah satu bentuk edukasi pemakaian alat. Atau contoh lain saat pemerintah mengeluarkan suatu kebijakan yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak, tentu saja edukasi dilakukan kepada semua warga dari yang muda hingga lanjut usia.

Metodologi Edukasi


Metodologi adalah analisis teoritis secara tersistematis tentang suatu cara yang dipakai pada suatu bidang. Dalam hal ini kita akan membahas metodologi yang ada pada bidang pendidikan edukasi. Biasanya metodologi edukasi ini biasa disebut dengan pedagogi. Untuk lebih jelasnya pedagogi ilmu mengenai cara bagi seseorang pengajar untuk memberikan materi ajar kepada peserta didik dengan gaya dan strategi yang paling tepat. Seorang pengajar atau guru yang menguasai seni pedagogi merupakan seseorang yang ahli dan sangat berjasa bagi keberlangsungan pendidikan bagi generasi mendatang.

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam pedagogi adalah 1. efek samping pelajaran atau kurikulum yang biasanya tidak benar benar dimaksudkan untuk diajarkan, bisa berupa hal yang positif atau negatif 2. Lingkungan pembelajaran yang tidak hanya terbatas pada ruang kelas 3. Teori Pembelajaran yang mendeskripsikan seberapa bagus seorang siswa dapat menyerap pembelajaran 4. Pembelajaran Jarak jauh yang tidak hanya terjadi saat tatap muka 5. Peralatan pendukung pembelajaran tidak hanya sebatas peralatan tampak.

Metode Edukasi diantaranya termasuk mengajar, memberi pelatihan, bercerita, berdiskusi, atau melakukan pengarahan terhadap penelitian. Mengajar berasal dari kata dasar “ajar” suatu kata benda yang memiliki arti petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui (diturut). mengajar bisa diartikan melakukan proses ajar. Pelatihan berasal dari kata “latih” yang berarti belajar dan membiasakan diri agar mampu melakukan sesuatu dan berbuat agar menjadi biasa

Pendidikan Formal atau Edukasi Formal


Edukasi Formal adalah edukasi yang dilakukan atau terjadi dalam lingkungan yang tertata dan terstruktur dan biasanya terjadi pada lingkungan sekolah dengan ruang kelas bersama beberapa siswa lainnya. Biasanya pembagian edukasi formal terbagi menjadi masa awal anak anak, Pendidikan Dasar, Pendidikan tingkat kedua atau sekunder, pendidikan tersier, pendidikan vokasional dan pendidikan spesialis. Secara tingkatan mungkin lebih dikenal dengan Pendidikan taman kanak kanak atau pra sekolah, sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan menegah atas, perguruan tinggi atau yang disetarakan dengannya.

Pendidikan Edukasi Informal


Edukasi Informal adalah edukasi yang didasarkan pada peminatan siswa dengan menggunakan kurikulum pada ruang kelas seperti biasa tetapi tidak kaku pada peraturan seperti pendidikan formal. Edukasi Informal adalah salah satu bentuk pendidikan diluar kurikulum terstandar.

Beberapa manfaat edukasi informal adalah lebih responsif, bisa bebas mengembangkan kemampuannya, memberikan keleluasaan siswa untuk belajar apapun sesuai minat. Dan mengaburkan batasan antara teori dan praktik.

Sejarah Edukasi


Edukasi dimulai pada zaman prasejarah saat orang yang lebih dewasa mengajari anggota yang lebih muda tentang pemahaman dan keahlian yang dibutuhkan atau penting bagi kehidupan bermasyarakat. Walaupun pada zaman dahulu pembelajaran kemungkinan sebagian besar masih secara mulut ke mulut tanpa adanya tulisan. 

Seiring berkembangnya waktu beberapa bangsa bangsa di dunia mengembangkan edukasi atau pendidikannya masing masing, seperti berdirinya sekolah formal pada kerajaan Mesir Tengah pada zaman awal peradaban, atau berdirinya akademi di Athena (Yunani saat ini) oleh Plato. Semakin berkembangnya edukasi pada zaman itu pada kawasan tersebut munculah perpustakaan Aleksandria pada abad 3 sebelum masehi. Sementara itu di belahan bumi lainnya seperti China dengan Confuciusnya hingga suku Aztec di Benua Amerika.

Pada abad pertengahan dan seiring runtuhnya kekaisaran romawi, Pendidikan dunia beralih pada para filsuf dan pemikir lainnya sehingga Eropa menjadi salah satu peradaban maju pada saat itu. Selain itu peradaban ilmu pengetahuan juga bersinar di daerah islam setelah kemunculannya terutama dalam bidang sains dan matematika. Dilanjutkan dengan zaman abad renaisans atau zaman pembaharuan saat benua eropa kembali memulai fokus pada pendidikan mereka hingga menjadi peradaban maju.

Setelah berakhirnya perang dunia ke dua dan runtuhnya kolonialisme, beberapa negara berkembang mulai bisa menyusul dalam ketertinggalan didalam bidang pendidikan, menjadikan pendidikan yang berkelanjutan tersedia hampir diseluruh bagian dunia. Meskipun untuk beberapa negara yang masih dalam keadaan konflik, edukasi untuk para siswa cukup terganggu.

Penutup


Demikianlah artikel ini yang membahas tentang edukasi, pendidikan dan berbagai penjelasan lainnya, semoga informasi diatas bisa menjadi wawasan yang berguna bagi pembaca dan bisa menambah pemahaman mengenai arti dari edukasi. Kurang lebihnya mohon maaf sekian terimakasih.

Posting Komentar untuk "Apa Pengertian Edukasi? Berikut Arti Edukasi dan Penjelasannya"