Halaman

    Social Items

Peringati Hari Bumi: Google Doodle dan Sebagian Kecil Keberagaman Hayati
Peringati Hari Bumi: Google Doodle dan Sebagian Kecil Keberagaman Hayati. Hari Bumi (Earth Day) merupakan peringatan tahunan setiap tanggal 22 April. Hari Bumi dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran manusia terhadap pentingnya menjaga kehidupan di bumi, serta kelestarian alam. Hari bumi pertama kali dipelopori oleh John Mcconnel seorang aktivis lingkungan hidup di tahun 1969. Mcconnel pertanma kali memberikan ide peringatan hari bumi pada tanggal 20 Maret, tepat pada hari dimana matahari sedang berada di atas khatulistiwa. Namun berdasarkan hasil yang disepakati oleh anggota PBB pada tahun 2009, hari bumi akhirnya diperingati pada tanggal 22 April.

Di hari bumi biasanya banyak diadakan acara peringatan, seperti kampanye penyelamatan lingkungan, penanaman pohon, dan acara peduli lingkungan lainnya. Disamping acara-acara nyata, juga banyak pihak yang melakukan kampanye online untuk memperingati hari bumi. Diantaranya google, melalui situsnya,Google mengahdirkan video animasi doodle yang menghadirkan sebagian kecil keberagaman hayati yang ada di Dunia Ini.

Jika kalian penasaran seperti apa video animasinya di google doodle, kalian bisa kunjungi halaman berikut dan kalian klik pada animasi anak panah atau tepat di tengah gambar doodle seperti foto di bawah ini.

Peringati Hari Bumi: Google Doodle dan Sebagian Kecil Keberagaman Hayati

Setelah kalian kunjungi halaman google doodle dan klik animasi diatas, kalian akan disuguhkan beberapa keregaman hayati diantaranya:

Burung Albatros Kelana

Burung Albatros Kelana (Wandering Albatross), Google Doodle
by: google.com

Dalam doodle tersebut dijelaskan Bahwa Albatros Kelana, merupakan burung dengan rentang sayap terlebar yang masih ada dengan nama ilimiah Diomedia Exulans. 

Redwood Pesisir

Redwood pesisi, google doodle
by: google.com

Redwood Pesisir merupakan pohon tertinggi di dunia. Redwood pesisir di bagian kulit dan kayunya banyak terdapat polifenol yang membuat pohon tersebut tahan dari serangga dan jamur berbahaya, sehingga redwood pesisir dapat tumbuh diatas 200 kaki dan hidup lebih dari 2000 tahun.

Paedophryne Amauensis

Paedophryne Amauensis, Google Doodle
by: google.com

Paedophryne Amauensis merupakan veterbrata terkecil yang pernah di temukan. Paedophryne Amauensis merupakan sejenis kodok yang ditemukan di Papua Nugini pada tahun 2009, dan baru diperkenalkan pada tahun 2012. Paedophryne Amauensis berukuran hanya 7.7mm, sehingga menjadi makhluk bertulang belakang terkecil.

Teratai Raksasa Amazon

Teratai Raksasa Amazon, Google Doodle
by: google.com
Teratai Raksasa Aamzon merupakan salah satu tanaman air terbesar di dunia. Sesuai namanya tanaman ini berasal dari sungai hutan Amazon. Jika lo pengen liat tanaman ini, lo gak perlu menantang bahaya datang ke hutan amazon. Lo bisa lihat tanaman air berjenis Victoria Amazonica di Kebun Raya Bogor.

Ikan Raja Laut

Ikan Raja Laut, Google Doodle
by: google.com

Ikan Raja Laut atau Coelacanth Merupakan sepesies dari jenis ikan tertua yang masih ada, atau sering disebut juga ikan purba. Ikan Raja Laut Sendiri pernah diperkirakan sudah punah sejak 65 juta tahun yang lalu, namun dugaan tersebut ternyata salah. Pada tahun 2017 ikan tersebut ditemukan di laut Sulawesi, dan pertengahan tahun 2018 juga ditemukan di Raja Ampat.

Ekor Pegas Gua Dalam

Ekor Pegas Gua Dalam, Google Doodle
by: google.com
Ekor Pegas Gua Dalam, sesuai namanya hewan tersebut merupakan hewan yang hidup di gua terdalam di dunia.

Itulah sebagian kecil keberagaman hayati yang unik, mungkin juga sedikit ajaib. Dan google moncoba menampilkannya dalam halaman pencariannya lewat google doodle di hari bumi ini. Semoga di hari bumi ini, kita dapat menjaga alam dan tempat tinggal kita yaitu bumi ini agar tetap lestari, sehingga anak cucu kita di masa depan tetatp dapat melihat keberagaman hayati yang seperti dapat kita lihat sekarang ini. Selamat hari bumi, dan Ayo bersama jaga bumi kita. Jangan pernah jadi pembunuh yang sexy.



Peringati Hari Bumi: Google Doodle dan Sebagian Kecil Keberagaman Hayati

Peringati Hari Bumi: Google Doodle dan Sebagian Kecil Keberagaman Hayati
Peringati Hari Bumi: Google Doodle dan Sebagian Kecil Keberagaman Hayati. Hari Bumi (Earth Day) merupakan peringatan tahunan setiap tanggal 22 April. Hari Bumi dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran manusia terhadap pentingnya menjaga kehidupan di bumi, serta kelestarian alam. Hari bumi pertama kali dipelopori oleh John Mcconnel seorang aktivis lingkungan hidup di tahun 1969. Mcconnel pertanma kali memberikan ide peringatan hari bumi pada tanggal 20 Maret, tepat pada hari dimana matahari sedang berada di atas khatulistiwa. Namun berdasarkan hasil yang disepakati oleh anggota PBB pada tahun 2009, hari bumi akhirnya diperingati pada tanggal 22 April.

Di hari bumi biasanya banyak diadakan acara peringatan, seperti kampanye penyelamatan lingkungan, penanaman pohon, dan acara peduli lingkungan lainnya. Disamping acara-acara nyata, juga banyak pihak yang melakukan kampanye online untuk memperingati hari bumi. Diantaranya google, melalui situsnya,Google mengahdirkan video animasi doodle yang menghadirkan sebagian kecil keberagaman hayati yang ada di Dunia Ini.

Jika kalian penasaran seperti apa video animasinya di google doodle, kalian bisa kunjungi halaman berikut dan kalian klik pada animasi anak panah atau tepat di tengah gambar doodle seperti foto di bawah ini.

Peringati Hari Bumi: Google Doodle dan Sebagian Kecil Keberagaman Hayati

Setelah kalian kunjungi halaman google doodle dan klik animasi diatas, kalian akan disuguhkan beberapa keregaman hayati diantaranya:

Burung Albatros Kelana

Burung Albatros Kelana (Wandering Albatross), Google Doodle
by: google.com

Dalam doodle tersebut dijelaskan Bahwa Albatros Kelana, merupakan burung dengan rentang sayap terlebar yang masih ada dengan nama ilimiah Diomedia Exulans. 

Redwood Pesisir

Redwood pesisi, google doodle
by: google.com

Redwood Pesisir merupakan pohon tertinggi di dunia. Redwood pesisir di bagian kulit dan kayunya banyak terdapat polifenol yang membuat pohon tersebut tahan dari serangga dan jamur berbahaya, sehingga redwood pesisir dapat tumbuh diatas 200 kaki dan hidup lebih dari 2000 tahun.

Paedophryne Amauensis

Paedophryne Amauensis, Google Doodle
by: google.com

Paedophryne Amauensis merupakan veterbrata terkecil yang pernah di temukan. Paedophryne Amauensis merupakan sejenis kodok yang ditemukan di Papua Nugini pada tahun 2009, dan baru diperkenalkan pada tahun 2012. Paedophryne Amauensis berukuran hanya 7.7mm, sehingga menjadi makhluk bertulang belakang terkecil.

Teratai Raksasa Amazon

Teratai Raksasa Amazon, Google Doodle
by: google.com
Teratai Raksasa Aamzon merupakan salah satu tanaman air terbesar di dunia. Sesuai namanya tanaman ini berasal dari sungai hutan Amazon. Jika lo pengen liat tanaman ini, lo gak perlu menantang bahaya datang ke hutan amazon. Lo bisa lihat tanaman air berjenis Victoria Amazonica di Kebun Raya Bogor.

Ikan Raja Laut

Ikan Raja Laut, Google Doodle
by: google.com

Ikan Raja Laut atau Coelacanth Merupakan sepesies dari jenis ikan tertua yang masih ada, atau sering disebut juga ikan purba. Ikan Raja Laut Sendiri pernah diperkirakan sudah punah sejak 65 juta tahun yang lalu, namun dugaan tersebut ternyata salah. Pada tahun 2017 ikan tersebut ditemukan di laut Sulawesi, dan pertengahan tahun 2018 juga ditemukan di Raja Ampat.

Ekor Pegas Gua Dalam

Ekor Pegas Gua Dalam, Google Doodle
by: google.com
Ekor Pegas Gua Dalam, sesuai namanya hewan tersebut merupakan hewan yang hidup di gua terdalam di dunia.

Itulah sebagian kecil keberagaman hayati yang unik, mungkin juga sedikit ajaib. Dan google moncoba menampilkannya dalam halaman pencariannya lewat google doodle di hari bumi ini. Semoga di hari bumi ini, kita dapat menjaga alam dan tempat tinggal kita yaitu bumi ini agar tetap lestari, sehingga anak cucu kita di masa depan tetatp dapat melihat keberagaman hayati yang seperti dapat kita lihat sekarang ini. Selamat hari bumi, dan Ayo bersama jaga bumi kita. Jangan pernah jadi pembunuh yang sexy.



Ikuti Berita Terbaru Kami