Halaman

    Social Items

#1 Akibat Hacker: Prabowo Sandi Atau Jokowi Amin Pemenang Presiden?
#1 Akibat Hacker: Prabowo Sandi Atau Jokowi Amin Pemenang Presiden? Gue tuh makin lama jadi makin bingung dengan politik di Indonesia sekarang. Gimana gak bingung, lihat TV di quick count Jokowi Amin menang. Fix gue percaya Jokowi Amin Menang. Eh baru sebentar ada deklarasi Prabowo Sandi menang. Tapi sampai situ gue tetep nganggap Jokowi Amin menang.

Tapi selang beberapa saat ada berita, bahwa calon nomor 01 melakukan kecurangan disertai beberapa bukti yang belum tentu kebenarannya tapi terlihat benar di media. Fix gue percaya Calon nomor 02 menang.

Belum cukup lama gue percaya Prabowo Sandi menang, gue lihat berita dan menggoyahkan pemikiran gue. Gue lihat berita online salah satunya di sewot yang singkatnya, "Di kubu nomor 02 ada pertengkaran hebat antara Prabowo dan Sandi dikarenakan Sandi sudah mengakui kemenangan Jokowi Amin, Hingga Sandi tidak ikut deklarasi."

Dan dengan segudang kebingungan gue dan gue pun masih waras, akhirnya gue stop kepo gue. "Udahlah mending nunggu rilis resmi KPU, toh kemarin gue juga golput wkwkwk" (dalam hati gue).

Untuk menghilangkan rasa kepo gue, akhirnya gue buka IG dan FB untuk lihat - lihat sambil chat dengan temen. Tapi apa yang gue lihat di fb dan IG, ternyata masih ada temen gue yang Tolol dan kon**l. Dengan segala keahliannya menggunakan CMD alal-ala warnet, situs Hacker Typer, Geek Typer, ditambah beberapa gambar yang diambil dari google dan status orang lain. Disertai tagar #INAelectionObserverSOS #CyberMuslimRussianForPrabowoSOS , Bikin gue ngakak tau lo kira yang liat status lo semuanya anak-anak yang belum tau apa-apa?

Fix gue tahan jangan sampai mencaci maki, iar gimana dia juga masih satu pertemanan dengan gue. Terus gue kepo kan dengan bebrapa tagar tersebut, terus gue buka twitter ternyata tagar tersebut sudah treding (dari mana aja sih gue baru tau tagar tersebut trending? ya dari Erangel lah wkwkwk). Setelah gue lihat-lihat tagar tersebut di twitter, anjay gue lihat gambar billing warnet dengan hastag tersebut dan kata-kata patriot menjaga serangan hacker. Entah itu seriusan cari muka, apa sekedar guyonan.

Oklah gue anggap post biling warnet tersebut cuma guyonan, dan cukup buat gue ngakak sih tapi cuma ngakak aja gak sampai menghujat. Dan sampai akhirnya gue liat orang yang menghujat post tersebut ngatain bego, dan parahnya lagi mejelek-jelekkan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden. Meskipun loh menjelek-jelekkan salah satu paslon, gue yakin lo tetep sampah yang tak akan bisa lebih baik dari kedua paslon tersebut. Nyatanya lo cumanya bisa sembunyi di belakang akun medsos lo, kalau lo emang lebih baik dari kedua paslon coba tahun 2024 lo nyalon dan setelah itu lo boleh menghujat salah satu paslon.

Terus beberapa saat lagi ada pidato dari Pak Prabowo yang kali ini di temani Pak Sandiaga Uno. Dan Fix gue liat lagi akun-akun idiot yang screenshot pas dimuka pak sandi yang kelihatan pucet trus diposting di Fbnya. Parahnya lagi di Captionnya:
"Liat Muka Sandi, jadi ikut sedih. Jadi teringat kata-kata ini, cara yang dilkukan tidak baik, hasilnya pun tidak baik. Orang baik akan menang dengan cara baik."
Terus parahnya lagi ada sekumpulan orang idiot yang komen "katanya nyalon dengan harta warisan ortu, anak mami yang terlalu polos, suruh ngiklasin biar gak gila."
Cok Bang**t emange lo malaikat atau tuhan yang tau cara yang digunain sandi gak baik? Harta-harta warisan dia kok lo yang ribut, hadeh meskipun habis banyak tapi gue yakin pak sandi masih lebih kaya daripada lo yang komen. Dan gue yakin pak sandi gak gila, seperti komenan lu yang mencerminkan lo gila.

Udahlah daripada lo semakin gila dan fanatis, mending lo lakuin hal-hal yang lebih berguna sampai pengumuman resmi dari KPU rilis. Dan jika benar ada kecurangan, kumpulin aja bukti-buktinya dan laporin ke Bawaslu. Jika lo memang pingin mengawal dan mejaga server KPU dari serangan Hacker, yaudah lawan aja gak perlu koar-koar gak jelas di medsos lo pernah denger gak sih "Tong Kosong berbunyi nyaring". Dan untuk lo yang bikin berita-berita gak jelas, menyudutkan salah satu pihak, provokasi, emang lo tega makan hasil gituan? Cari uang gak perlu segitunya kali. Meski sudah ada Quick Count dari berbagai lembaga ataupun internal masing-masing paslon, mending nunggu Keputusan KPU saja yang pasti. Toh Quick Count kalau gak salah kan cuma ambil sampel dari 6000 TPS, sedangkan kalau gak salah kan ada sekitar 800 ribu TPS lebi di Indo. Sabar Slow tunggu aja Keputusan KPU, kawal terus, awasi terus, jika ada kecurangan lapor Bawaslu bukan bikin berita sampah.

#1 Akibat Hacker: Prabowo Sandi Atau Jokowi Amin Pemenang Presiden?

#1 Akibat Hacker: Prabowo Sandi Atau Jokowi Amin Pemenang Presiden?
#1 Akibat Hacker: Prabowo Sandi Atau Jokowi Amin Pemenang Presiden? Gue tuh makin lama jadi makin bingung dengan politik di Indonesia sekarang. Gimana gak bingung, lihat TV di quick count Jokowi Amin menang. Fix gue percaya Jokowi Amin Menang. Eh baru sebentar ada deklarasi Prabowo Sandi menang. Tapi sampai situ gue tetep nganggap Jokowi Amin menang.

Tapi selang beberapa saat ada berita, bahwa calon nomor 01 melakukan kecurangan disertai beberapa bukti yang belum tentu kebenarannya tapi terlihat benar di media. Fix gue percaya Calon nomor 02 menang.

Belum cukup lama gue percaya Prabowo Sandi menang, gue lihat berita dan menggoyahkan pemikiran gue. Gue lihat berita online salah satunya di sewot yang singkatnya, "Di kubu nomor 02 ada pertengkaran hebat antara Prabowo dan Sandi dikarenakan Sandi sudah mengakui kemenangan Jokowi Amin, Hingga Sandi tidak ikut deklarasi."

Dan dengan segudang kebingungan gue dan gue pun masih waras, akhirnya gue stop kepo gue. "Udahlah mending nunggu rilis resmi KPU, toh kemarin gue juga golput wkwkwk" (dalam hati gue).

Untuk menghilangkan rasa kepo gue, akhirnya gue buka IG dan FB untuk lihat - lihat sambil chat dengan temen. Tapi apa yang gue lihat di fb dan IG, ternyata masih ada temen gue yang Tolol dan kon**l. Dengan segala keahliannya menggunakan CMD alal-ala warnet, situs Hacker Typer, Geek Typer, ditambah beberapa gambar yang diambil dari google dan status orang lain. Disertai tagar #INAelectionObserverSOS #CyberMuslimRussianForPrabowoSOS , Bikin gue ngakak tau lo kira yang liat status lo semuanya anak-anak yang belum tau apa-apa?

Fix gue tahan jangan sampai mencaci maki, iar gimana dia juga masih satu pertemanan dengan gue. Terus gue kepo kan dengan bebrapa tagar tersebut, terus gue buka twitter ternyata tagar tersebut sudah treding (dari mana aja sih gue baru tau tagar tersebut trending? ya dari Erangel lah wkwkwk). Setelah gue lihat-lihat tagar tersebut di twitter, anjay gue lihat gambar billing warnet dengan hastag tersebut dan kata-kata patriot menjaga serangan hacker. Entah itu seriusan cari muka, apa sekedar guyonan.

Oklah gue anggap post biling warnet tersebut cuma guyonan, dan cukup buat gue ngakak sih tapi cuma ngakak aja gak sampai menghujat. Dan sampai akhirnya gue liat orang yang menghujat post tersebut ngatain bego, dan parahnya lagi mejelek-jelekkan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden. Meskipun loh menjelek-jelekkan salah satu paslon, gue yakin lo tetep sampah yang tak akan bisa lebih baik dari kedua paslon tersebut. Nyatanya lo cumanya bisa sembunyi di belakang akun medsos lo, kalau lo emang lebih baik dari kedua paslon coba tahun 2024 lo nyalon dan setelah itu lo boleh menghujat salah satu paslon.

Terus beberapa saat lagi ada pidato dari Pak Prabowo yang kali ini di temani Pak Sandiaga Uno. Dan Fix gue liat lagi akun-akun idiot yang screenshot pas dimuka pak sandi yang kelihatan pucet trus diposting di Fbnya. Parahnya lagi di Captionnya:
"Liat Muka Sandi, jadi ikut sedih. Jadi teringat kata-kata ini, cara yang dilkukan tidak baik, hasilnya pun tidak baik. Orang baik akan menang dengan cara baik."
Terus parahnya lagi ada sekumpulan orang idiot yang komen "katanya nyalon dengan harta warisan ortu, anak mami yang terlalu polos, suruh ngiklasin biar gak gila."
Cok Bang**t emange lo malaikat atau tuhan yang tau cara yang digunain sandi gak baik? Harta-harta warisan dia kok lo yang ribut, hadeh meskipun habis banyak tapi gue yakin pak sandi masih lebih kaya daripada lo yang komen. Dan gue yakin pak sandi gak gila, seperti komenan lu yang mencerminkan lo gila.

Udahlah daripada lo semakin gila dan fanatis, mending lo lakuin hal-hal yang lebih berguna sampai pengumuman resmi dari KPU rilis. Dan jika benar ada kecurangan, kumpulin aja bukti-buktinya dan laporin ke Bawaslu. Jika lo memang pingin mengawal dan mejaga server KPU dari serangan Hacker, yaudah lawan aja gak perlu koar-koar gak jelas di medsos lo pernah denger gak sih "Tong Kosong berbunyi nyaring". Dan untuk lo yang bikin berita-berita gak jelas, menyudutkan salah satu pihak, provokasi, emang lo tega makan hasil gituan? Cari uang gak perlu segitunya kali. Meski sudah ada Quick Count dari berbagai lembaga ataupun internal masing-masing paslon, mending nunggu Keputusan KPU saja yang pasti. Toh Quick Count kalau gak salah kan cuma ambil sampel dari 6000 TPS, sedangkan kalau gak salah kan ada sekitar 800 ribu TPS lebi di Indo. Sabar Slow tunggu aja Keputusan KPU, kawal terus, awasi terus, jika ada kecurangan lapor Bawaslu bukan bikin berita sampah.

Ikuti Berita Terbaru Kami